Jakarta – Putri Ratu Dangdut Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida menangis setelah mendengar putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (4/9/2018).

“Telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Menjatuhkan pidana terhadap Dhawiya Zaida selama satu tahun enam bulan. Menetapkan masa penahanan dikurangkan dengan masa pidana,” kata hakim ketua di ruang sidang PN Jakarta Timur, Selasa (4/9/2018).

Hakim pun memerintahkan agar Dhawiyah menjalani hukuman rehabilitasi narkotika di RSKO Cibubur, Jakarta Timur, dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh Dhawiya sebagai terdakwa.

Dhawiyah pun akan segera dipindahkan dari Rutan Pondok Bambu dimana selama ini Dhawiya ditempatkan selama menunggu putusan sidang.

“Selama menjalani pengobatan, diperhitungkan sebagai masa menjalani hukuman. Demikian putusan PN Jakarta Timur tertanggal 4 September 2018,” ujar hakim ketua.

Dhawiya ditangkap bersama kekasihnya Muhammad, kakak lelakinya Syehan, dan iparnya Chauri Gita di rumahnya di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/2/2018) dini hari. Dari tangan mereka, polisi menyita dua klip plastik berisi sabu seberat 0,38 gram dan 0,49 gram. Selain itu, ada pula sabu seberat 0,45 gram dalam dompet silver milik Dhawiya.
Walaupun mengaku menerima Vonis yang dijatuhkan hakim, Dhawiyah tampak menangis di ruang sidang.

“Pasti kalau nangis mah nangis, tapi itu bukan berarti sedih ya. Bisa juga tangisan bahagia, artinya jangan selalu dibilang sedih,” kata kakak Dhawiya, Fitria Sukaesih, di PN Jakarta Timur, Selasa sore.

Menurut Fitria, adiknya itu bersyukur karena vonis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni selama dua tahun rehabilitasi

Recommended