Kabar membanggakan datang dari Wilda Octaviana Situngkir (23), Wanita berdarah Medan yang juga merupakan Putri Indonesia Pariwisata Indonesia 2018 ini berhasil memperoleh gelar Runner Up 3 bersaing dengan 82 wanita cantik dari seluruh dunia di ajang kontes kecantikan Miss Supranational 2018.

Wilda juga menjadi satu-satunya perwakilan Asia yang berhasil masuk di jajaran Top 5 di ajang yang diselenggarakan di Polandia ini.

View this post on Instagram

“Echanting Beauty of West Borneo” ✨ Menggambarkan keindahan dan kekayaan alam, etnis, adat, seni dan budaya yg ada di Kalimantan Barat. Menggunakan batik tulis kontemporer yang di design khusus oleh Griya Batik Haryanto Yogyakarta, mengkombinasikan motif ukir-ukiran khas Kalimantan dengan motif pepohonan yg menggambarkan rimbunnya hutan di Kalbar, dan motif salur-salur yg meliuk-liuk menggambarkan sungai Kapuas sebagai ikon sungai terpanjang di Indonesia. Pemilihan warna warna cerah yang di kombinasikan menggambarkan akulturasi etnis, seni dan budaya yang ada di Kalbar sebagai perwujudan bentuk kerukunan antar umat beragama dan warga disana. Dengan dibuatnya gaun ini, sang designer menyiratkan pesan bahwa Wilda sebagai Puteri Indonesia Pariwisata dapat mencintai dan merepresentasikan budaya daerah sebagai produk pariwisata Indonesia untuk lebih dikenal tidak hanya di Indonesia sendiri tetapi juga diseluruh antero dunia ♥️🇮🇩 . . . @misssupranational . . Gown by @olanyebyekotjandra Styled by @doleytobing 💄 Make up @arnold_pamungkas @mustikaratuind Hair do by @reyhairstylist 💍 by @leciel.design 👠 by @wanda_dekafeshoes . . . . #IndonesiaInspirasiku #MustikaRatu #YayasanPuteriIndonesia #PuteriIndonesiaPariwisata2018 #MissSupranationalIndonesia2018 #PressConference Video by : @dpidamu 💕

A post shared by Wilda Octaviana Situngkir (@situngkirwilda) on

Selain berhasil menjadi Runner Up 3, Wilda juga mengukir prestasi lainnya di Ajang Miss Supranational 2018, antara lain: Top 9 Best National Costume, Terpilih sebagai Miss Supermodel Asia, Miss Ter-favorite diantara media pageant International Global Beauties.

View this post on Instagram

THE SACRED HUDOQ ✨ . . "Bumi mencurahkan segala hanya kepada mereka yang mau bersyukur dan menjaga" Petuah yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Dayak inilah yang selalu dijaga dan diwariskan kepada anak cucu. Salah satunya melalui tarian topeng Hudoq✨ Hudoq artinya menjelma. Dalam tarian topeng ini, dipercaya bahwa sosok sang penjaga akan menjelma mengusir hama penyakit dan bencana dalam kehidupan. Topeng yang direpresentasikan memiliki beragam bentuk, merepresentasikan sifat yg dimiliki. Hudoq Urang Tinggung yg merepresentasi bentuk burung Enggang, yg mewakili kebijaksanaan dan merupakan dewa pelindung dalam kepercayaan Dayak kuno. Bentuk mata besar, paruh dan mulut terbuka lebar, serta gigi yang mencolok sebagai perwujudan kekuatan dan kehormatan. Sementara Daun pisang yang mengelilingi badan penari adalah bentuk pengharapan kesuburan dan kesejahteraan ✨ Meskipun sarat unsur mistis dan pengaruh animisme warisan leluhur, Tarian topeng Hudoq menunjukkan bahwa masyarakat Dayak selalu menjunjung tinggi segala bentuk komunikasi, baik terhadap sesama maupun Sang Pencipta ♥🇮🇩 . . National Costume by @jemberfashioncarnaval 📸 by @dennytjan Styled by @doleytobing Hair stylist @reyhairstylist 💄 Make up @armand.abdillah @mustikaratuind . . . . #IndonesiaInspirasiku #MustikaRatu #YayasanPuteriIndonesia #PuteriIndonesiaPariwisata2018 #MissSupranationalIndonesia2018 #NationalCostume

A post shared by Wilda Octaviana Situngkir (@situngkirwilda) on

 

Siapa yang menyangka dibalik prestasi-nya ini ternyata Wilda memiliki kisah perjuangan yang cukup berat, saat usianya masih kecil Wilda Situngkir sudah kehilangan ibu kandungnya, dan Wilda kerap menjadi korban bully karena kulitnya yang hitam dan tinggi badannya yang diatas rata-rata wanita Indonesia, bahkan sampai kuliahpun, Wilda sempat dikucilkan. Namun dengan semangat untuk bangkit, Wilda akhirnya bisa ‘menutup mulut’ orang yang membullynya dengan prestasi. Ia ikut organisasi kampus, dan berhasil bangkit dengan mendapat beasiswa saat kuliah, dan sampai saat ini Wilda Situngkir masih aktif menjadi pembicara untuk topik Anti Bully.

Terima kasih kepada Yayasan Puteri Indonesia, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, keluarga dan semua kalangan yang telah memberikan dukungan doanya, inilah pencapaian yang Wilda raih dan saya persembahkan untuk Indonesia”, kata Wilda, melalui sambungan telepon, Sabtu (8/12/2018) dini hari.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani, mengatakan bahwa dirinya sangat terkesan dan bangga dengan prestasi yang diraih Wilda di ajang Miss Supranational 2018

“Keberhasilan ini tentu saja tidak lepas dari berbagai persiapan yang telah dibekali oleh Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu dalam waktu 1 tahun dan diikuti dengan baik oleh Wilda”, ujar Putri Kus Wisnu Wardani.

Gelar Miss Supernational 2018 sendiri dimenangkan oleh Valeria Vasquez asal Puerto Rico.

Recommended